Saat hendak mengurus visa, melanjutkan pendidikan ke luar negeri, menikah dengan warga negara asing, atau mengurus dokumen untuk kebutuhan internasional, Anda mungkin pernah diminta untuk melampirkan dokumen yang telah diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah.
Istilah ini sering kali membuat bingung, terutama bagi orang yang baru pertama kali mengurus dokumen resmi. Apa sebenarnya penerjemah tersumpah? Apakah semua dokumen harus diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah? Dan kapan layanan ini benar-benar dibutuhkan?
Berikut penjelasannya.
Apa Itu Penerjemah Tersumpah?
Penerjemah tersumpah atau sworn translator adalah individu yang memiliki keahlian dalam menghasilkan terjemahan dan telah diangkat serta diambil sumpahnya oleh pejabat yang berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Di Indonesia, ketentuan mengenai penerjemah tersumpah saat ini diatur dalam Peraturan Menteri Hukum Nomor 4 Tahun 2025 tentang Syarat dan Tata Cara Pengangkatan, Pelaporan, Pemberhentian, Perpanjangan, dan Pengawasan Penerjemah Tersumpah.
Secara sederhana, perbedaan utama antara penerjemah tersumpah dan penerjemah biasa terletak pada status serta pengakuan formal yang dimiliki penerjemah tersebut.
Penerjemah tersumpah tidak hanya menerjemahkan isi dokumen dari satu bahasa ke bahasa lainnya. Hasil pekerjaannya digunakan untuk kebutuhan resmi yang memerlukan tingkat ketelitian dan pertanggungjawaban tinggi.
Karena itu, terjemahan tersumpah umumnya dibutuhkan ketika sebuah dokumen akan digunakan untuk keperluan administratif, pendidikan, hukum, bisnis, maupun urusan internasional.
Tugas Penerjemah Tersumpah
Tugas seorang penerjemah tersumpah tentu bukan hanya mengganti kata dari satu bahasa ke bahasa lain.
Dalam menerjemahkan dokumen resmi, penerjemah harus mampu memahami konteks, istilah, serta maksud dari dokumen asli agar informasi yang disampaikan dalam bahasa tujuan tetap sesuai dengan dokumen sumber.
Beberapa tugas utama penerjemah tersumpah meliputi:
- Menerjemahkan dokumen resmi secara akurat
- Memahami terminologi sesuai bidang dokumen
- Menjaga kesesuaian informasi antara dokumen asli dan hasil terjemahan
- Memperhatikan nama, angka, tanggal, dan informasi penting lainnya
- Bertanggung jawab terhadap kualitas hasil terjemahan
Ketelitian menjadi hal yang sangat penting karena kesalahan kecil dalam menerjemahkan nama, tanggal, nomor dokumen, maupun istilah tertentu dapat menimbulkan masalah ketika dokumen digunakan untuk keperluan resmi.
Oleh sebab itu, proses penerjemahan dokumen resmi tidak dapat disamakan dengan menerjemahkan artikel, konten website, atau percakapan sehari-hari.
Perbedaan Penerjemah Tersumpah dan Penerjemah Biasa
Baik penerjemah tersumpah maupun penerjemah biasa sama-sama memiliki kemampuan untuk menerjemahkan bahasa. Namun, kebutuhan penggunaan keduanya dapat berbeda.
Secara umum, berikut perbedaannya:
| Penerjemah Tersumpah | Penerjemah Biasa |
|---|---|
| Digunakan untuk kebutuhan dokumen resmi | Umumnya digunakan untuk kebutuhan umum |
| Memiliki status dan pengakuan formal sesuai ketentuan yang berlaku | Tidak selalu memiliki pengangkatan sebagai penerjemah tersumpah |
| Menangani dokumen administratif, hukum, pendidikan, dan kebutuhan resmi lainnya | Dapat menerjemahkan artikel, website, konten, maupun dokumen nonformal |
| Hasil terjemahan digunakan sesuai persyaratan instansi terkait | Digunakan sesuai kebutuhan pengguna |
Meski demikian, bukan berarti setiap dokumen harus menggunakan penerjemah tersumpah.
Untuk kebutuhan seperti artikel website, materi pemasaran, buku, konten media sosial, atau komunikasi bisnis sehari-hari, penerjemah profesional biasa dapat menjadi pilihan yang sesuai.
Sementara itu, jika sebuah dokumen diminta secara khusus oleh kedutaan, universitas, lembaga pemerintah, atau institusi resmi lainnya, Anda perlu memperhatikan persyaratan terkait jenis terjemahan yang harus digunakan.
Dokumen Apa Saja yang Biasanya Membutuhkan Penerjemah Tersumpah?
Jenis dokumen yang membutuhkan terjemahan tersumpah dapat berbeda tergantung tujuan penggunaannya dan persyaratan dari instansi yang meminta dokumen tersebut.
Namun, beberapa dokumen yang sering diterjemahkan untuk kebutuhan resmi antara lain:
- Ijazah
- Transkrip nilai
- Akta kelahiran
- Akta perkawinan atau akta nikah
- Kartu Keluarga
- Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK
- Dokumen perusahaan
- Perjanjian
- Dokumen hukum
- Surat dan dokumen resmi lainnya
Misalnya, seseorang yang ingin mendaftar beasiswa pendidikan ke luar negeri mungkin diminta menerjemahkan ijazah dan transkrip nilai. Sementara itu, pengajuan visa atau proses administrasi di negara lain dapat membutuhkan terjemahan dokumen kependudukan maupun dokumen pendukung lainnya.
Namun, penting untuk diingat bahwa kebutuhan setiap orang dapat berbeda. Sebelum menerjemahkan dokumen, sebaiknya periksa terlebih dahulu persyaratan dari institusi atau negara tujuan.
Kapan Anda Membutuhkan Penerjemah Tersumpah?
Penerjemah tersumpah umumnya dibutuhkan ketika dokumen akan digunakan dalam proses resmi yang melibatkan institusi tertentu.
Berikut beberapa situasi yang sering membutuhkan layanan penerjemahan tersumpah.
1. Melanjutkan Pendidikan ke Luar Negeri
Universitas atau lembaga pendidikan di luar negeri dapat meminta dokumen akademik dalam bahasa tertentu.
Dokumen seperti ijazah, transkrip nilai, maupun dokumen pendukung lainnya mungkin perlu diterjemahkan sesuai persyaratan institusi tujuan.
2. Pengajuan Visa atau Keperluan Imigrasi
Dalam proses pengajuan visa atau administrasi imigrasi, beberapa dokumen pendukung pengajuan visa mungkin perlu diserahkan dalam bahasa yang dapat dipahami oleh pihak berwenang.
Persyaratan dokumen dapat berbeda tergantung negara dan jenis visa yang diajukan.
3. Pernikahan dengan Warga Negara Asing
Pernikahan yang melibatkan warga negara dari negara berbeda sering kali membutuhkan dokumen administratif yang diterjemahkan.
Dokumen seperti akta kelahiran, surat keterangan status perkawinan, atau dokumen kependudukan lainnya dapat menjadi bagian dari persyaratan administrasi.
4. Keperluan Bisnis dan Hukum
Perusahaan yang menjalin kerja sama dengan pihak asing juga dapat membutuhkan terjemahan dokumen resmi.
Contohnya adalah perjanjian kerja sama, dokumen legal perusahaan, kontrak, maupun dokumen bisnis lainnya.
Dalam konteks hubungan internasional, penerjemahan dokumen hukum dan perjanjian menjadi bagian penting untuk memastikan informasi dapat dipahami secara tepat oleh pihak yang menggunakan dokumen tersebut.
Layanan Penerjemah Tersumpah
Terjemahkan dokumen resmi untuk berbagai kebutuhan administratif, pendidikan, hukum, dan internasional.
Lihat Layanan
Apakah Semua Dokumen Harus Diterjemahkan oleh Penerjemah Tersumpah?
Kebutuhan penerjemah tersumpah bergantung pada tujuan penggunaan dokumen dan persyaratan dari pihak yang meminta dokumen tersebut.
Ada dokumen yang cukup diterjemahkan oleh penerjemah profesional biasa. Namun, ada pula institusi yang secara khusus meminta hasil terjemahan dari penerjemah tersumpah.
Karena itu, sebelum menggunakan jasa penerjemahan, sebaiknya Anda mencari tahu beberapa hal berikut:
- Untuk keperluan apa dokumen akan digunakan?
- Siapa institusi yang meminta dokumen?
- Negara mana yang menjadi tujuan penggunaan dokumen?
- Apakah terdapat persyaratan mengenai jenis penerjemahan?
- Apakah dokumen memerlukan proses tambahan seperti legalisasi atau apostille?
Dengan memahami persyaratan sejak awal, Anda dapat menghindari proses penerjemahan ulang yang sebenarnya tidak diperlukan.
Jika Anda membutuhkan bantuan untuk menerjemahkan dokumen resmi, pastikan layanan yang dipilih sesuai dengan tujuan dan persyaratan penggunaan dokumen.



